Produk Unggulan Desa Bades

Gula Merah merupakan salah satu Produk Unggulan Desa Bades.

Dirgahayu Republik Indoesia ke-74

SDM Unggul Indonesia Maju.

Pantai Dampar

Salah satu Destinasi Wisata yang ada di Desa Bades.

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) BIMO

Kelompok Informasi Masyarakat Desa Bades.

Potensi Pertanian Desa Bades

Tembakau merupakan salah satu potensi pertanian Desa Bades.

Sabtu, 23 November 2019

PENGAMBILAN NOMOR URUT CALON KEPALA DESA

Panitia PILKADES Serentak 2019 Kabupaten Lumajang melakukan rapat pengundian nomor urut calon Kepala Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Sabtu, (24/11/2019) bertempat di kantor desa setempat.

Sementara bakal calon kepala desa yang sudah ditentukan nomor urut yang mana melalui  dengan dua kali proses pengundian, pertama pengambilan nama dimana  nama yang terambil pertama dialah yang pertama kali mengambil nomer urut. Pengundian nama sendiri dilaksanakan oleh perwakilan RT dan RW. 

Setelah selesai barulah proses pengundian kedua yaitu para calon melaksanakan pengambilan nomer urut yang diawali oleh nama pertama kali terambil akan memilih salah satu dari empat amplop yang didalamnya berisi nomer urut  sampai semua calon mendapatkannya, secara serentak dibuka bersama sama. Dengan hasil pengundian diantaranya, (01)Sulihadi, (02) Zamrowi Mansur, (03) Sahid, (04) Siyono.

Ibnu mukti, Ketua Panitia pilkades menyatakan bahwa rapat ini digelar untuk menetapkan nomor urut bakal calon kepala Desa. "Alhamdulillah penetapan nomor urut bakal calon pada hari ini berjalan dengan lancar tanpa ada masalah," 

Selanjutnya, Ibnu  menyampaikan bahwa panitia sudah menjalankan tugas susuai aturan tentang tahapan pemilihan kepala desa.  dengan aturan yang ada. Serta penetapan bakal calon hari ini bersifat final dan mengikat," imbuhnya.

Sementara, Dondy Suharto, camat Pasirian, meminta kepada masyarakat setempat untuk damai dan tenteram dalam mengikuti Pilkades Serentak di Kabupaten Lumajang ini Bades pada khusunya yang akan digelar pada 18 Desember 2019 mendatang.

"Saya berharap kepada masyarakat untuk menciptakan situasi aman dan damai. Selain itu, pihaknya meminta kepada masyarakat yang ada di desa Bades untuk tidak berprasangka yang tidak baik dalam pemilihan kepala desa. "Kalau masih ada prasangka tidak baik dalam Pilkades ini untuk segara di hilangkan, berharap pelaksanaan Pilkades di Desa Bades, serentak ini berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan masyarakat, Harapan saya pemilihan kepala desa ini berjalan dengan damai tanpa ada masalah apapun

PEDULI PENGHIJAUAN, KKN TEMATIK UNIVERSITAS LUMAJANG


KKN TEMATIK  UNILU  T.A 2019-2020


KKN TEMATIK — Kuliah Kerja Nyata Oleh Mahasiswa Universitas Lumajang Tahun Ajaran 2019 – 2020, di pantai Dampar Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Bibit sengon sebanyak 1500 pohon dibagikan kepada warga Desa Bades untuk di tanam di beberapa lahan yang ada bukan itu saja, sebagai kegiatan penghijauan kali ini di pusatkan pada wilayah pantai tepatnya pantai Dampar, Wisata pantai yang berada di desa Bades. Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang.

Kegitan ini di ikuti oleh Rektor Universitas lumajang Eko Romadhon, Dosen pendamping lapangan, Babinkamtipmas, Perwakilan Perangkat Desa, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) BIMO Desa Bades, juga para Mahasiswa yang melaksakan KKN.

 Penghijaun dengan penanaman pohon cemara udang/laut sebanyak 150 pohon dan ketapang sebanyak 50 pohon semuanya ditanam berada di lokasi wisata pantai dampar. Sebagai Vegetasi khas pantai. Missal, cemara laut ditanam dikawasan minus vegetasi dan rawan terkikis ombak.
Eko Romadhon Rektor Universitas Lumajang (Sabtu, 24/11/2019) me­nyebutkan, target pena­naman adalah kawasan pan­tai.”Kegiatan penanaman pohon itu bertujuan untuk penghijauan pantai guna mengurangi risiko ge­lom­bang pantai, abrasi dan an­caman tsunami, “ katanya.

Menurut Eko, kegiatan tersebut dilaksanakan dan diprioritaskan pada daerah pantai. Dae­rah prioritas itu Pantai Dampar yang berada di desa Bades, lokasi tersebut merupakan daerah paling rawan akan bencana alam seperti abrasi pantai, gelombang pasang dan tsu­nami. karena ber­hadapan langsung dengan Laut selatan Indonesia sehingga seringkali kena abrasi gelombang laut.

Nisma selaku Dosen pendamping lapangan juga menambahkan,  sebagai pengurangan ber­bagai ancaman bencana dari laut masih sangat minim dan perlu per­hatian semua pihak, sehingga dapat me­mi­ni­malisir resiko dari ancaman bencana tersebut. vegetasi pantai di wilayah ini sangat minim, perlu perhatian khusus dilakukan rehabilitasi dan penghijauan sehingga dapat memperkecil resiko bencana dari laut.

Dua jenis pohon yakni cemara laut dan ketapang sangat cocok untuk penghijauan pantai, kare­na, jika tumbuh besar, pohon-pohon itu akan dapat menjadi pohon pelindung dari terik mata­hari bagi pe­ngun­jung yang ingin me­nikmati keindahan pantai itu. ke­beradaan pohon ter­sebut juga tidak meng­ganggu masyarakat yang mayoritas bermata pencaharian seba­gai nelayan dalam mela­kukan aktifitasnya.Kata Nisma.

Beliau (Nisma), juga menghimbau, selu­ruh elemen masyarakat agar turut serta melakukan gera­kan penghijauan pantai itu, menjaga pohon yang telah ada agar tetap lestari karena sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat itu sendiri. (YZA-KIM)

Minggu, 03 November 2019

HIDUP SEHAT INDONESIA UNGGUL


Dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-55 yang dipusatkan di alun-alun Lumajang sebagai Jantung Kota Kabupaten Lumajang pada hari Sabtu, 02 Nopember 2019 Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang beserta Jajarannya mengadakan Apel Bersama yang dihadiri oleh Lingkungan Puskemas, beberapa Desa dan Kecamatan, siswa siswi tingkatan SLTA hingga Muspika Kabupaten Lumajang Kampanye Cerdik kali ini bertemakan Indonesia Sehat Generasi Unggul. 
Kegiatan ini diawali dengan senam bersama seluruh peserta dilanjutkan dengan apel dan yang terakhir panggung hiburan. 

Pada saat apel Wakil Bupati Ir. Hj. Indah Amperawati M.Si, selaku Pembina Apel dalam amanatnya menyampaikan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat dimulai dari keluarga sebagai pelopor, jika lingkungan keluarga bersih dan sehat lingkungan masyarakat pun juga akan hidup bersih dan sehat sehingga mencapai
Generasi Sehat Indonesia Unggul akan tercapai, kalau berbicara generasi unggul kita akan berbicara tentang sumber daya manusia (SDM), sebagai modal dasar membangun Indek Pembangunan Manusia (IPM), indikator-indikator IPM adalah Indek Pendidikan, Indek Kesehatan dan Indek Varitas Daya Beli Masyarakat, jika pendidikan masyarakat tinggi secara memperoleh kesempatan kerja juga lebih terjamin yang selanjutnya jaminan kesehatan juga tercukupi pada akhirnya pemenuhan kebutuhan dan daya beli masyarakat juga tinggi, untuk tingkatan IPM Kabupaten Lumajang saat ini menduduki peringkat 36 dari 38 Kabupaten/Kota dan ini merupakan pekerjaan rumah yang besar untuk menaikkan peringkat IPM yang lebih tinggi. 

Sehat itu ada sehat jasmani dan sehat rohani, salah satu bentuk sehat rohani bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yaitu melayani masyarakat dengan senyum ramah, senyum bentuk cerminan sehat sebagai kepuasan melayani masyarakat aparat yang unggul dan sehat goalnya adalah inovasi dan kreatifitas.
Wakil Bupati juga menambahkan tantangan kita saat ini sangat berat, di beberapa wilayah masih terdapat zona merah narkoba dengan bukti ada pemusnahan barang bukti warga yang membawa 5 kg shabu-shabu,  kedua tantangannya penanganan tentang HIV semakin hari bertambah akibat sex bebas, solusinya sekali lagi masyarakat perlu
hidup sehat dan itu bisa diawali dari lingkungan keluarga kita, untuk menuju masyarakat yang sehat dan Indonesia unggul". pungkasnya. (anw-kim).