Produk Unggulan Desa Bades

Gula Merah merupakan salah satu Produk Unggulan Desa Bades.

Dirgahayu Republik Indoesia ke-74

SDM Unggul Indonesia Maju.

Pantai Dampar

Salah satu Destinasi Wisata yang ada di Desa Bades.

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) BIMO

Kelompok Informasi Masyarakat Desa Bades.

Potensi Pertanian Desa Bades

Tembakau merupakan salah satu potensi pertanian Desa Bades.

Selasa, 29 Oktober 2019

SENI JARANAN PUTRO BUDOYO

Kesenian Jaranan. Mungkin sebagian pembaca sudah sangat akrab dengan “Seni Jaranan”

Penamaanya sendiri kesenian ini pada masing-masing daerah terdapat perbedaan. Namun kesemuanya punya citarasa yang sama dan selalu diidentikan dengan peng-istilah-an “Kuda Buatan/Mainan“.

Pada kegiatan kali ini, Selasa 29-10-2019 dirumah Suparno salah satu warga dusun dampar desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten lumajang. KIM BIMO sengaja hadir, untuk memberikan dukungan semangat bagi anak anak muda. Yang ikut jaranan sebagai wujud  untuk melestarika budaya seni jaranan.

Putro Budoyo yang dipimpin oleh Bapak Imam Sapi'i, disela sela latihan kali ini beliau mengatakan bahwa seni jaranan ini, adalah sebuah pertunjukan rakyat. 

Jaranan adalah salah satu seni tradisional yang cukup tersebar di Propinsi Jawa Timur yang harus dilestarikan sebagai kesenian tradisional.

Ritual-ritual yang didalamnya terdapat seni Jaranan biasanya berkisar pada selamatan bersih desa dari “Pageblug” segala marabahaya atau penganggu desa. 

Sebagai pembuka biasa diawali hadirnya Pawang (Pemimpin Pertunjukan). Pawang membawa cemeti (Cambuk) yang di cambukkan ke tanah berkeliling mengitari area pertunjukan. Kata Imam Sapi'i.

Jaranan adalah sebuah arti " jaran " (bahasa jawa) atau kuda melambangkan kekuatan dan " an " adalah tidak/bukan. Dalam bahasa jawa disebut jaran atau kuda hewan sebagai simbol kekuatan.

 

Senin, 28 Oktober 2019

ABRASI PANTAI DAMPAR DESA BADES

Gelombang besar terjadi sejak 3 hari terakhir di perairan samudra hindia dengan ketinggian mencapai 5 meter yang berdampak terjadinya abrasi di pantai dampar desa bades senin 28 oktober 2019.

Akibat gelombang besar dan abrasi mengakibat kan banyaknya warung yang ambruk di sepanjang bibir pantai sebelah selatan jalan yang melintas dari timur ke  barat di tafsir kerugian mencapai puluhan juta rupiah namun tidak ada korban jiwa.

Adapun warung yang terdampak ada 12 warung.
1.Warung p.sugik
2.Warung p.yudi
3. Warung B.ngatmini
4.Warung.p.jarno
5.Warung p.Sumeh
6. Warung p.Sumali
7.Warung p.jianto
8.Warung p.mujit
9.Warung p.karianto
10.Warung p.Budi
11.Warung p.Toro
12.Warung p.Simu
 
Babinsa bersama warga  berbaur bergotong royong Kim Bimo dan Destana Desa bades ikut turun membantu mengevakuasi menyelamatkan sisa sisa barang yang masih bisa di pakai

Himbauan serta peringatan di sampaikan oleh Bpk.Firdaus selaku babinsa Desa Bades agar lebih berhati hati dan lebih waspada karena cuaca Exstrem di musim kemarau saat ini pungkasnya.(MD-KIM)

Giat Rutin Ranting NU Bades


Minggu, 27 Oktober 2019
Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Ranting NU Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang melakukan giat rutin istighosah bersama yang kali ini bertempat di Masjid Darussalam Dusun Dampar Desa Bades.

Kegiatan dimulai pukul 20.00 hingga selesai dari pembacaan tawasul, istighosah, surah yasin, tahlil ditutup doa kemudian dilanjut dengan sambutan dan siran rohani.

Sambutan disampaikan dari perwakilan Majlis Wakil Cabangerdiri  (MWC) NU Kecamatan Pasirian oleh Drs. Ibnu Mukti, bahwa umat NU akhir-akhir ini menghadapi berbagai problem masyarakat yang bermacam-macam dan organisasi NU senantiasa mampu memberi solusi sejak bangsa ini belum berdiri hingga bangsa Indonesia merdeka saat ini, Ibnu Mukti juga menambahkan pentingnya komunikasi antar ranting diwilayah Desa Bades terutama ranting-ranting yang baru terbentuk sehingga mampu memahami dari segi keorganisasian maupun struktural pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh KH. Abdur Rohim (Gus Rohim) pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Putri Bades Pasirian sekaligus sebagai Syuriah Ranting NU Desa Bades. (anw-kim).

Minggu, 27 Oktober 2019

KERJA BAKTI DUSUN SILUMAN MANDIRI

KERJA BAKTI DUSUN SILUMAN MANDIRI

   Minggu, 27 Okt. 2019   
Berawal dari keprihatinan sebagian Masyarakat Dusun Siluman Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang atas Bangunan Rukem tempat Penduso (Keranda Mayat-red) yang sudah usang dan lapuk setelah sekian tahun tanpa sentuhan renovasi, saat ini keranda mayat yang dimiliki masyarakat Dusun Siluman ada 3 (tiga) buah, satu dari bahan kayu, yang satu dari bahan besi, dan satu lagi dari bahan besi stenless, dari ketiga itu hanya satu yang masih layak untuk digunakan yaitu keranda yang dari bahan besi stenless, melalui Paguyupan RT RW Dusun Siluman sebagai wadah tempat musyawarah atas semua permasalahan masyarakat bisa di rembug disini, Dusun Siluman sendiri terdiri dari 2 RW (Rukun Warga) dan 10 RT (Rukun Tetangga), atas usulan tokoh masyarakat dan tokoh agama bahwa bangunan rukem tempat keranda mayat yang berada di lingkungan area pemakaman Dusun Siluman sudah waktunya untuk direnovasi. 

Beberapa waktu lalu melalui Paguyupan RT RW sudah dilakukan musyawarah beberapa kali yang yang dikomandani langsung oleh seorang Kepala Dusun (Kasun) Dusun Siluman Moch. Nur Huda, ST. dan menghasilkan kesepakatan bersama bahwa pembangunan rukem Dusun Siluman dilakukan secara swadaya masyarakat baik dari segi finansial maupun tenaga pengerjaannya.
 
 Dan Minggu ini, 27 Oktober 2019 sedang dilakukan kerja bakti pembangunan gedung RUKEM ( Rukun Kematian) dengan tahapan pengecoran atap bangunan yang melibatkan semua perangkat dusun beserta masyarakat, dalam kesempatan itu Kasun Moch. Nur Huda, ST. dalam wawancaranya. 

Bersama kontributor KIM BIMO Bades menyatakan bahwa "Mengapa pembangunan rukem atapnya memakai sistem pengecoran, dengan memakai pengecoran berharap dalam kurun waktu 40-50 tahun kedepan bangunan rukem ini tetap kokoh dan kuat, hasilnya lebih efisien dan tidak sering melakukan renovasi bangunan lagi karena pelaksanaan ini secara swadaya yang otomatis tidak banyak membebani masyarakat lagi. 

Alhamdulillah masyarakat Dusun Siluman masih bisa guyup rukun kerja bakti mau berswadaya baik tenaga, pikiran dan anggaran ini menunjukkan masyarakat Dusun Siluman mampu untuk membangun dusun mandiri". pungkasnya mengakhiri wawancaranya. (anw-kim).

SHARING KIM BIMO DAN KIM ANOMA


Sharing Musyawarah antar KIM desa. Disisi lain untuk menjalin silaturohmi antar KIM BIMO Desa Bades dan KIM ANOMA Desa Madurejo Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang.

Bertempat dirumah Misnan Ketua KIM ANOMA Desa Madurejo pada hari Minggu 27-10-2019  dimulai pukul 13.30.

Acara ini dibuka oleh ketua KIM ANOMA, yang dihadiri seluruh anggota, dari KIM BIMO Abdillah dan Mahmudi.

Misnan menyampaikan sangat berterima kasih atas kehadiran anggota KIM BIMO juga menyambut atas kehadiran KIM BIMO di acara ini 

Dengan harapan kedepanya bisa saling bersinergi sebagai wujud kebersamaan antar Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa. Imbuhnya.

Abdillah dalam hal ini memberikan sedikit pedoman tentang penulisan berita dengan metode 5W+1H adalah kependekan dari WHAT, WHO, WHERE, WHEN, WHY dan HOW. Kelima kata ini berasal dari bahasa Inggris dengan arti APA, SIAPA, DI MANA, KAPAN, KENAPA dan BAGAIMANA. Dalam istilah Bahasa Indonesia.

Abdillah menambahkan Dalam setiap produk berita tulis, foto dan TV mengandung 3E+1N, yakni Educative (mendidik), Empowering (memberdayakan), dan Enlighting (Mencerahkan) serta N (Nasionalisme). Artinya, berita, baik tulis, foto maupun TV, harus mengandung unsur mendidik, memberdayakan dan mencerahkan publik juga mengajak masyarakat untuk terus memelihara rasa nasionalisme cinta Tanah Air.
(YZA-KIM)

Sabtu, 26 Oktober 2019

OPEN DEFECATION FREE (ODF)

Open Defecation Free (ODF) adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan, Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses ini.

BADES, 26/10/2019 melaksanakan Deklarasi ODF (Open Defecation Free) yang dihadiri oleh Plt Kepala Desa, Beserta perangkat, Rt. Rw kader gerbangmas. Kepala puskesmas Bades, 
Bupati Lumajang yàng diwakili oleh Asisten Adminitrasi, Ir. Nugroho Dwi Atmoko yang didampingi Camat pasirian Dondy suharto S.IP, M.Si, Danramil Pasirian Kapten Sujarno.

Camat pasirian Dondy Suharto mengatan ini adalah desa ke 3 (tiga) setelah Selok Awar Awar dan desa Condro, desa yang berada di wilayah kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang propinsi Jawa Timur.

Nugroho menambahkan  Deklarasi ini diharapkan masyarakat tidak buang air besar sembarangan,  Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyakit di lingkungan, untuk memutus penularan  harus dilakukan rekayasa pada akses ini. Agar usaha tersebut berhasil, akses masyarakat pada jamban (sehat) harus mencapai 100% pada seluruh komunitas. Sedangkan Desa/Kelurahan ODF (Open Defecation Free)  adalah Desa/kelurahan yang 100% masyarakatnya telah buang air besar di jamban sehat, yaitu mencapai perubahan perilaku kolektif terkait Pilar 1 dari 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. (YZA-KIM)

MUSYAWARAH KESENIAN JARANAN

Musyawarah anggota kesenian jaranan campursari terus di lakukan perihal perkembanganya dan malam ini sabtu 25 oktober 2019 bertempat di balai dusun Dampar yang di hadiri sesepuh kesenian dan kepala dusun Dampar.
Dalam musyawarah kali ini pembahasan perubahan struktur kepengurusan dan  jadwal latihan serta tempat latihan anak wayang.untuk kepengurusan telah di sepakati.
Ketua :Imam syafi'i
 Wakil ketua :Suparno
Sekretaris.  :Suparman
Bendahara  :Slamet
Jadwal latihan malam rabu dan malam sabtu juga tempat latihan d rumah suparno.
   Misiran sesepuh kesenian menutur kan,kita sebagai suku jawa harus menguri nguri budaya jawa karena kita sudah mempunyai kesenian yang sudah ada warisan turun temurun atau lintas generasi yang berbentuk paguyuban jaranan campur sari jadi kita harus bersatu merawat,menjaga dan melestarikan agar tidak punah tergerus oleh budaya modern yang kini sudah jadi trend di era milinial sekarang.
   Kepala dusun menambahkan  dengan kita menjaga budaya jawa berarti kita juga menjaga kearifan lokal yang sudah menjamur di masyarakat dampar sejak dulu dengan adanya kesenian ini tentunya dapat mempererat kerukunan antar warga pungkasnya.
  Kesepakatan dalam musyawarah selalu di terapkan setiap ada permasalahan di masyarakat dampar dengan damai tanpa adanya konflik.(mahmudi)

Kamis, 24 Oktober 2019

ZONA INTEGRITAS MENUJU WBK

Zona Integritas (ZI) adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kecamatan Pasirian salah satu dari 21 (dua puluh satu) Kecamatan yang ada di Kabupaten Lumajang Jawa Timur.

Diruang Organisasi kantor Gubernur Jawa Timur Kota surabaya 24-10-2019. 

 Camat Pasirian Dondy Suharto mengatakan, pencanangan zona Integritas ini merupakan wujud komitmen dari Pemerintah Kecamatan Pasirian untuk mewujudkan pelayanan publik yang bebas korupsi, bersih dan melayani. 

Dondy menambahkan, reformasi dan inovasi terus dikebut bersama jajaranya, berbagai upaya terus dilakukan, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik. Disamping sebagai upaya untuk mengakselerasi tercapainya tujuan dari reformasi birokrasi, menjadi salah satu peningkatan kualitas pelayanan publik. 

Pasirian kecamatan yang kerap meluncurkan program inovasi khusus melalui Desa  yang ada di bawah naungannya.

Misal desa Bades dengan Desa Tanggap Bencana (DESTANA) sebagai juara tingkat Propinsi  kategori Pratama.

Selain itu Desa Kalibendo, juara nasional Perpustakaan Desa (perpusdes) dan kearsipan 

Dondy Berharap kedepannya Pemerintah Kecamatan Pasirian dengan 11 (sebelas) desa di wilayahnya bisa mengcanangkan zona integritas menuju (WBK)Wilayah Bebas Korupsi dan (WBBM) Wilayah Birokrasi Bebas Melayani. (YZA-KIM)

PENGASPALANJALAN PANTAI DAMPAR

Bades:24 oktober 2019.Pemerintah kabupaten lumajang melalui Dinas pekerjaan umum dan tata ruang terus berbenah membangun sarana dan prasarana akses jalan wisata pantai dampar di Dusun Dampar Desa Bades Kecamatan Pasirian, yang pengerjaanya di percayakan pada CV. Sinar Kasih sebagai pelaksana pembangunanya dan PT.Manggala Bangun konsultan pengawas.
 Peningkatan jalan pantai dampar volume 3x1600m kini sudah memasuki tahap pengaspalan system hot mix dengan melibatkan 50 armada angkutan aspal dan di perkirakan selesai 3 hari mengingat jalan menuju dusun dampar melewati turunan yang sedikit exstrim maka setiap armada hanya memuat aspal masak seberat 4 ton.
 Semoga dengan di bangunya sarana dan prasarana ini berdampak positif perekonomian warga masyarakat serta destinasi wisata pantainya bisa ramai setelah terdampak abrasi pungkas bambang selaku kepala dusun dampar.(mahmudi)

Rabu, 23 Oktober 2019

SOSIALISASI JKN DAN KIS

Pasirian:23 september 2019. Penyuluhan dan sosialisasi di lakukan oleh pihak dari BPJS Kabupaten Lumajang bertempat di pendopo kecamatan pasirian dengan mengundang 55 orang perwakilan dari 11Desa yang ada di kecamatan pasirian dan mereka yang di undang adalah penerima program KIS dan KJN yang di keluarkan pemerintah melalui Dinas sosial kabupaten lumajang.
   Gatot petugas dari BPJS memaparkan Fungsi Guna dari kartu KJN dan KIS tersebut.bahwasanya pemegang kartu KIS bisa berobat secara gratis tentunya sesuai dengan kelas yang sudah tercantum pada kartu tersebut.berobat bisa ke dokter,bidan,puskesmas serta rumah sakit yang sudah di tunjuk oleh pihak BPJS.
  KIM bersama IPSM kecamatan pasirian turut mengawal jalanya sosialisasi mengingat yang mendapat program masyarakat awam dan kurang mampu maka di butuhkan pendampingan di situ peran KIM untuk ikut andil mensukseskan jalanya acara tersebut dengan memberikan pendampinga pada masyarakat demi terwujudnya menuju Indonesia Sehat.(mahmudi)

Selasa, 22 Oktober 2019

GIAT SATGAS KEAMANAN DESA BADES

Senin, 21 Oktober 2019.
Dusun. Tabon, Dusun Siluman, Dusun Dampar tidak lupa sebagai tujuan patroli kali ini.

Dusun tersebut berada diDesa. Bades Kecamatan. Pasirian. Kabupaten . Lumajang 

Menelusuri gelapnya malam di Jalan Desa Bades, Team Patroli melewati Dusun ke Dusun yang menjadi wilayah penjagaan mereka, Banbinsa Bades Firdaus bersama 6 (enam) Orang personil SKD (Satgas Keamanan Desa) 

Dengan semangat melaksanakan kegiatan Patroli rutin di Desa Bades.

Kegiatan Patroli bersama masyarakat, dan Poskamling,  guna antisipasi kriminalitas dan pemeriksaan kendaraan. Yang dianggap mencurigakan, dengan tujuan mempersempit gerak para pelaku kriminal yang selama ini meresahkan warga.

Selama kegiatan berlangsung keliling desa rombongan juga berhenti di poskamling dimana warga sedang ronda (jaga malam) dimasing masing Rt/Rw untuk mewujudkan situasi aman terkendali. (kim-Bds)

Kamis, 17 Oktober 2019

HIMPAUDI CERDAS SEJAK DINI

Kamis, 17 Oktober 2019

HIMPAUDI Cerdas Sejak Dini  
HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Pendidikan anak Usia Dini Indonesia) Kecamatan Pasirian yang diikuti kurang lebih 37 lembaga Kelompok Bermain PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), kegiatan rutin ini biasanya dilaksanakan setiap sebulan sekali secara bergantian tempatnya, kali ini bertempat di lembaga PAUD Kelompok Bermain Al Barokah Dusun Siluman yang dikepalai oleh Rianti Tri Nurhayati, S.Pd, dan dalam pertemuan antar pengajar PAUD biasanya membahas tentang kegiatan, kurikulum, regulasi dari pemerintah daerah, dan lain- lain.

               Mengawali sambutan disampaikan oleh Muhammad Anwari mewakili dari Plt. Kepala Desa Bades menyampaikan bahwa lembaga PAUD bisa berperan aktif mendukung program pemerintah dalam program kesadaran masyarakat, tentang pentingnya administrasi kependudukan caranya dengan memberlakukan setiap siswa yang daftar di lembaga PAUD wajib memiliki akta lahir, sebab akta lahir sebagai patokan dasar dokumen pendukung administrasi kependudukan warga

                 PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) sebagai wadah organisasi guru dan pengajar Himpaudi merupakan bagian dari dan ke depan pengajar PAUD yang tergabung dalam wadah Himpaudi berhak memiliki kartu anggota PGRI, janji Irwan selaku mewakili PGRI Kec. Pasirian dalam sambutannya.

               Selanjutnya Abdul Rochim selaku Penilik PAUD Diknas KPP Kec. Pasirian dalam sambutannya menghimbau tentang aturan bila ada kegiatan di luar, lembaga PAUD diharap untuk memberitahu kepada KPP misalkan kegiatan outbond, bila sewaktu-waktu ada sidak dari kabupaten pihak KPP mampu memberi informasi bahwa dilembaga yang dituju ada kegiatan lain, himbauan lainnya juga untuk lembaga PAUD, jika ada permintaan baik data maupun lainnya yang sifatnya segera dari Diknas seyognya bisa segera dipenuhi, dan terkait dengan kelompok bermain Abdul Rochim menambahkan bahwa
anak bermain harus aman, baik aman lingkungan, dan aman alat yang dipergunakan, lingkungan juga harus indah, untuk mencapai lingkungan yang indah lembaga bisa bekerjasama dengan wali murid dengan menanam bunga di lingkungan kelompok bermain, pungkasnya.

                Untuk sarana dan prasarana lembaga berharap desa mampu memfasilitasi dengan bantuan penganggaran yang diambilkan dari Dana Desa (DD) dan kurikulum yang bagus sehingga lembaga Kelompok Bermain PAUD mampu menghasilkan generasi cerdas, ceria dan berakhlak mulia. (Anw-Kim)

Sabtu, 12 Oktober 2019

DESA TANGGUH BENCANA

   DESTANA  (Desa Tangguh Bencana) Desa Bades Raih Trophy Wujud Prestasi


KIMBimo_Destana (Desa Tangguh Bencana) Desa Bades meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa bersamaan dengan peringatan hari jadi ke-74 Provinsi Jawa Timur. Sabtu, 12 Oktober 2019.

Diraihnya penghargaan ini adalah suatu wujud usaha dan kerja keras dalam mengkaji resiko bencana, mengenali hingga menyiapkan kesiapsiagaan warga masyarakat dalam menghadapi potensi dan ancaman bencana, para anggota Destana bersama masyarakat di wilayah potensi bencana di Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang Propinsi Jawa Timur

Muhammad Anwari sebagai perwakilan anggota Destana Bades menyampaikan dengan diraihnya penghargaan dan thropi juara satu ini dengan kategori Pratama Tingkat Provinsi Jawa Timur adalah sesuatu yang sangat membanggakan sekali.

Destana (Desa Tangguh Bencana) Desa Bades sendiri penuh dengan suka cita dalam membangun masyarakat tangguh bencana,  juga tidak melupakan bahwa semuanya adalah bimbingan dari berbagai unsur salah satunya BPBD Kabupaten Lumajang yang selama ini selalu mendampingi juga membimbing apa itu Destana (Desa Tangguh Bencana).

Dan prestasi ini adalah langkah awal untuk meningkatkan tingkat kategori yang lebih tinggi menuju tingkatan madya, dan utama untuk itu perlu dukungan semua pihak baik dalam hal anggaran, konsep yang jelas dan berkesinambungan serta keterlibatan masyarakat untuk mencapai masyarakat yang mandiri siap siaga dalam menghadapi segala potensi bencana. (ANW-KIM)

Rabu, 02 Oktober 2019

Jambore Kelompok Informasi Masyarakat Jawa Timur Ke X

Abdillah Ketua KIM BIMO Desa Bades Kec. Pasirian Kab. Lumajang


 JAMBORE  Kelompok Informasi Masyarakat ke X Jawa Timur yang diselenggarakan di mojosemi park Magetan. 2/10/2019

Dinas Kominfo jawa timur menggelar acara ini dengan seluruh Forum Komunikasi  KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) Kabupaten/Kota se Jawa Timur, sebagai peserta jambore.

Tujuan Jambore sendiri agar bisa dikenal oleh masyarakat luas layaknya seperti jambore jambore lainya yang ada di indonesia, dan juga untuk menjalin silaturohmi,  berbagai materi dan ilmu tentang Informasi Yang berkembang dikalangan Masyarakat,  

Melalui pengurus Forum Komunikasi  KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) Jawa timur  berharap Jambore kali ini bisa menjadikan persaudaraan diantara KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) Kabupaten/Kota, Kelurahan dan Desa,

Ketua Forum Komunikasi KIM (Kelompok Informasi Masyarakat), Nanang juga menambahkan agar kedepanya KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) se Jawa Timur Bisa mensosialisasikan kepada Masyarakat  agar bisa memerangi berita HOAX, yang tumbuh pesat di Masyarakat.

Di sela sela dinginya malam yang dihangatkan api unggun, beliau menambahkan bahwa dia (Nanang) bersama jajaran pengurus  akan membuat terobosan dan pengembangan potensi wilayah, di Jawa Timur.

Sebagai Mitra Informasi  KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) Kabupaten/Kota, Kelurahan Dan Desa berharap kedepanya bukan hanya berkembang di kalangan Nasional saja, tetapi lebih berkembang sampai ke Internasional  manca Negara (ASEAN), (YZA-KIM)