Produk Unggulan Desa Bades

Gula Merah merupakan salah satu Produk Unggulan Desa Bades.

Dirgahayu Republik Indoesia ke-74

SDM Unggul Indonesia Maju.

Pantai Dampar

Salah satu Destinasi Wisata yang ada di Desa Bades.

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) BIMO

Kelompok Informasi Masyarakat Desa Bades.

Potensi Pertanian Desa Bades

Tembakau merupakan salah satu potensi pertanian Desa Bades.

Sabtu, 28 September 2019

PATROLI SATGAS


SATGAS DESA BADES Terus melalakukan patroli malam demi keamanan desa bades kecamatan Pasirian Kabupaten lumajang, 27/9/2019

Patroli kali ini dipimpin langsung oleh Babinsa  Bades, Serda Firdaus, Anggota Koramil 0821/08 Pasirian.

Patroli malam kali ini guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Desa Bades Kecamatan Pasirian, kegiatan patroli malam ini juga dilaksanakan rutin agar bisa menciptakan rasa aman bagi warga Desa Bades khususnya,

Satgas Desa Bades yang terus bersinergi bersama Kasun (Kepala Dusun) Juga para ketua RT/RW, firdaus mengatakan dengan adanya RT/RW bisa memberikan informasi lebih cepat apabila terjadi sesuatu di wilayahnya masing masing.

Firdaus menambahkan, dengan adanya kegiatan ini Masyarakat merasa aman dan terlindungi, dengan harapan warga bisa bersatu demi keamanan Desa. (KIM BIMO)

Jumat, 27 September 2019

PEMBINAAN KARANG TARUNA



Karang taruna adalah organisasi sosial kepemudaan yang bersifat terbuka,otonom,berskala lokal dan bergerak di bidang sosial masyarakat di lingkungan desa.

 Karang taruna juga merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan yang di akui keberadaanya dalam penyelenggaraan sosial kemasyarakatan selama ini sebagai mana tercantum pada pasal 38 ayat (2) huruf ,d, Bab 7 tentang peran masyarakat.

Uu no 11 2009 tentang kesejahteraan sosial di bawah naungan dinas sosial.
  Untuk membentuk karakter dan meningkatkan kapasitas pemuda di era milenial ini maka Dinas sosial kabupaten lumajang memberikan pembinaan pada karang taruna yg berulang tahun yang ke 59 kelahiranya kamis 26 september 2019 bertempat di aula Smkn 2 lumajang yang melibatkan  karang taruna se kabupaten lumajang.

  Dinamika karang taruna di tengah masyarakat yang terjadi selama ini sudah sepantasnya di respon dengan positif oleh pemerintah dan mayarakat.karang taruna siap menjadi pandu pemuda indinesia untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

 Pemerintah menyadari bahwa tanpa adanya peran serta masyarakat mustahil permasalahan sosial dapat di tangani sesuai yang di harapkan.untuk menanganinya tidak ada pilihan lain seluruh potensi sumber kesejahteraan  sosial harus bersatu padu bersama pemerintah temasuk karang taruna..(mahmudi)

Rabu, 25 September 2019

PENETAPAN CALON KADES



Panitia  PILKADES  (Pemilihan Kepala Desa),  Memasuki Tahap Penetapan Calon Kepala Desa.

Bades, Panitia PILKADES  Desa Bades, yang didampingi  Panitia Pengawas Kecamatan, telah menetapkan Bakal Calon  menjadi Calon Kepala Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang  Jawa Timur.

Ibnu Mukti Ketua Panitia Pilkades desa Bades, menyampaikan bahwa Dari hasil verifikasi, dan klarifikasi persyaratan Administrasi,  wajib oleh panitia pemilihan kepala desa bades yang dilakukan selama 20 hari, menyatakan bahwa dari 4 (empat) calon yang mendaftar dinyatakan memenuhi persyaratan wajib,  yang telah diatur pada peraturan bupati no. 45 tahun 2019.

Ibnu juga menyampaikan penetapan Calon Kepala Desa ini, mengundang ke empat calon KADES (kepala Desa), Babinsa, Babinkamtibmas, perangkat desa, Rt/Rw dan juga tokoh Masyarakat, pada hari ini Rabu, 25/9/2019.

 Selanjutnya hasil keputusan tersebut dituangkan Dalam Surat keputusan Panitia Pilkades Bades  Kecamatan Pasirian Lumajang Jawa Timur.

Kata Ibnu, Keputusan tersebut, dibacakan pada Rapat Penetapan Calon Kepala desa,  dihadiri 50 orang undangan yaitu dari unsur Panitia Pilkades Desa bades, Panitia Pengawas Kecamatan, Bakal Calon Kepala Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, perangkat desa, Rt/Rw dan juga tokoh Masyarakat.

Menyatakan bahwa menetapkan calon kepala desa ada Empat Bakal calon menjadi Calon Kepala Desa Bades yang memenuhi persaratan dan berhak dipilih antara lain : 1 Siyono, 2. Zamrowi Mansur, 3. Sulihadi, 4. Sahid.

Ibnu  berharap dalam PILKADES nanti Seluruh Masyarakat warga Desa Bades, tidak mudah terprofokasi dan mudah dihasut, tetap saling menjaga kerukunan bersama (Guyub Rukun) agar terselenggaranya PILKADES kali  ini bisa berjalan lancar dan damai (S.Zuhri-KIM)

POTENSI DESA BADES


        Bades, 24/9/2019. KKN UIN Sunan Ampel SURABAYA 


Dipublikasikan oleh KIM "BIMO" Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang
Proponsi Jawa Timur (yza-kim)

Selasa, 24 September 2019

Kelas Unmet Need KB



Bades, Adalah sebuah program untuk Keluarga Berencana yang dikhususkan bagi pasangan usia subur yang sudah tidak menghendaki anak, dan hari ini telah dilaksanakan kelas Unmet Need KB di lingkungan Puskesmas Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang yang diikuti oleh ibu-ibu dari berbagai dusun diwilayah Desa Bades. Selasa, 24/9/2019

            Bidan Ulfa Aini selaku Bikor (Bidan Koordinator) KB menambahkan bahwa masih banyak pasangan subur yang belum mengetahui jenis-jenis alat kontrasepsi seperti Pil KB kombibasi, obat Suntik KB, Kondom, Spiral, Susuk dan IUD, dengan adanya kelas Unmet Need KB diharapkan masyarakat terutama ibu-ibu bisa mengenal dan menentukan alat kontrasepsi mana yang nyaman dan cocok bagi penggunanya.

           Dengan program yang berkelanjutan diharapkan setiap keluarga dan pasangan subur mampu mencapai keluarga bahagia, terencana dan sejahtera. (anw.kim)

Senin, 23 September 2019

KELAS IBU HAMIL



Bades, Kegiatan pretes,post tes, penyuluhan,sharing, senam hamil

Bidan desa,  juga perwakilan bidan Puskesmas Bades, dan kader posyandu. Sedang melaksanakan kegiatan kelas ibu hamil (bumil) di Dusun Krajan Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Bertempat di balai Dusun. Senin. 23/9/2019

Bidan Desa Bades Dwi Ely Setia Ekawati, mengatakan dengan kegiatan pretes,post tes, senam hamil.merupakan bagian dari Program Kesehatan Ibu dan Anak. Kegiatan Kelas Ibu Hamil adalah bentuk intervensi pada tahap awal siklus hidup manusia.

Berharap Kelas Ibu Hamil (KIH), bisa membentuk generasi yang sehat dan kuat maka dari itu, Ely juga mengharapkan dengan adanya kegiatan seperti ini para ibu hamil bisa melaksanakan dan mengikuti pertemuan di posyandu.

Eli juga menambahkan bahwa kali ini, diadakan penilain pretes dan post tes, ada  3 orang terbaik dalam penilaian itu.  Ike wahyuningtyas, rokaya, nikmatul. Ketiganya Pun diberikan hadiah untuk penyemangat motivasi untuk ibu hamil yang lain.

Tujuan Kelas Ibu Hamil adalah meningkatkan pengetahuan, mengubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan.memahami keluhan saat hamil,perawatan kehamilan dan persalinan, agar ibu selamat bayi sehat. (YZA)

DESTANA BAGI PAKET SIAP SAJI


BPBD - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lumajang, memberikan bantuan berupa Makanan Siap Saji.

Bersama Relawan Destana (Desa Tangguh Bencana) Desa Bades membagikan Paket  makanan Siap Saji kepada warga,  di dua dusun yaitu Dusun Kajaran dan Dusun Dampar Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. 
Senin. (23/9/2019)

Dengan dibantu Kepala Dusun Kajaran dan Kepala Dusun Dampar secara simbolis diserahkan kepada Ketua RT Maupun Ketua  RW  selanjutnya akan dibagikan kepada warga kurang mampu, Para janda miskin,  penyandang disabilitas dan lain-lain.

Muhammad Anwari selaku relawan Destana setempat menuturkan bahwa. kedua dusun tersebut merupakan daerah rawan bencana, letak wilayah dipinggir bentangan pantai selatan disamping itu juga daerahnya dikelilingi oleh gunung.

 Anwari juga menyampaikan ada beberapa potensi bencana yang perlu diwaspadai tanah longsor, banjir rob, gelombang tinggi, abrasi, bahkan potensi tsunami.

Bambang selaku Kepala dusun Dampar mengatakan kegiatan ini sangat membantu sekali kepada warganya, bukan hanya bantuan yang diterima selama ini Simulasipenanggulangan bencana juga sering diadakan didusunya

Menurut Bambang, Program ini merupakan  program berkelanjutan yang dibina oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang bagi warganya,  juga ada program mengenali potensi bencana, penanggulangan bencana, kesiapsiagaan, mitigasi bencana, jalur evakuasi hingga program penanganan pasca bencana.

Harapan kedepanya melalui program ini, masyarakat bisa meningkatkan kapasitas  dalam menghadapi bencana dengan Siap Sigap Cekatan dan Tanggap apabila musibah itu datang.

Dengan begitu warga  betul betul  tangguh dari bencana, bisa  meminimalisir kerugian yang ada baik harta benda maupun korban jiwa. (anw.kim)

Minggu, 22 September 2019

MALAM RESEPSI

BADES - Pada Hari Minggu, 22 September 2019 
Tidak menjadi penghalang walau bulan Agustus sudah berlalu pemerintah Desa Bades punya gawe "MALAM RESEPSI" dalam rangka HUT RI Ke.74 tahun 2019, sekitar 2000 orang warga desa memadati pendopo maupun halaman kantor desa Bades Kecamatan Pasirian, Berbagai lomba dan kegiatan sudah berakhir, yang diadakan oleh (PPHN) Panitia Peringatan Hari Nasional Kemerdekaan Republik Indonesia.




    Acara dibuka dengan tari remo oleh Siti Nurazizah siswi kelas 3  SD Negeri Bades 03.



Tari Remo merupakan salah satu warisan budaya yang kaya akan nilai seni dan nilai historis sehingga wajib untuk dilestarikan. (yza-KIM)



Sabtu, 21 September 2019

KARNAVAL BADES

 36 Peserta Meriahkan Karnaval HUT RI di Desa Bades  Pasirian - Lumajang 21 Sep 2019.
















Warga yang berdesak-desakan untuk mendapatkan barisan paling depan dibuat kagum dengan hadirnya peserta karnaval.



Penampilan seni budaya yang ditampilkan para peserta karnaval untuk dipertontonkan. Dengan semangat tanpa kenal lelah mereka menunjukan kebolehanya, yang berjarak cukup lumayan jauh, kurang lebih 3,5 Km.  mulai dari garis start hingga finis.menghibur para penonton disepanjang jalan. 

Belum lagi dentuman suara Sound System, suara musik yang keras memekakan telinga semakin membuat meriah. Karnaval yang digelar menjelang perayaan HUT RI Ke.74  
sabtu 21 September 2019 di Desa Bades Kecamatan Pasirian.

Sudah menjadi agenda rutin tahunan, sengaja karnaval ini digelar pada bulan september dengan maksut sekaligus gebyar selamatan Desa, bukan hanya karnaval yang menjadi tontonan warga.

Dusun se desa Bades juga melaksanakan kegiatan hiburan dan lomba lomba, salah satunya, dusun Purut seni ojung, dusun dampar petik laut, dan masih banyak dusun lainya yang tidak bisa kami sebutkan,

Saat itu, arus jalan Desa ditutup dan dialihkan melewati desa tetangga, Sebab peserta karnaval memadati ruas jalan Desa tersebut.


WCD VERSI PUSKESMAS BADES

BADES – Jajaran Puskesmas Bades turut-serta dalam kegiatan kerja-bakti massal bersama masyarakat yang digelar Pemkab Lumajang berkaitan WCD (World Clean up Day).

Pada kegiatan hari Sabtu (21/09/2019), jajaran Puskesmas Bades melakukan kerja bakti di lingkungan sekitar Puskesmas Bades. 

Dalam kerja-bakti massal ini memang diramaikan banyak peserta, untuk Kabupaten Lumajang semua jajaran DInas, Kecamatan, Polsek dan Koramil melakukan hal serupa.

Para petugas Puskesmas Bades sendiri bersama masyarakat menggelar kerja-bakti membersihkan lingkungan dengan penuh suka-cita.(hood-KIM)




KIM Bimo melok WCD

Pasirian, Sabtu ( 21 / 09 / 2019 ), beberapa anggota KIM Bimo bergabung bersama jajaran Muspika, Ibu PKK dan Ibu Persit juga Ibu Bhayangkari, melakukan kerjabakti bersama di Lingkungan Kantor Kecamatan, Taman Pasirian dan Pasar Pasirian



Giat resik – resik bersama tersebut merupakan kegiatan yang dilakukan berkaitan dengan adanya WCD (World Clean up Day).

Dengan keikutsertaan KIM Bimo dalam kegiatan ini merupakan sebuah dukungan terhadap kegiatan yang mempunyai banyak manfaat untuk terciptanya kebersihan serta mempererat kebersamaan antara KIM Bimo dengan jajaran Muspika.

Jumat, 20 September 2019

BANJIR LONTONG

 
BANJIR - LONTONG
Bukan banjir bandang kali ini, melainkan banjir lontong seakan dan teringat Hari Raya Idul Fitri, 
Masakan beras yang dibungkus daun pisang yang direbus, dan berbagai macam lauk beserta kuah dari santan berisi daging ayam sebagai pelengkap. 
Para emak emak atau ibu rumah tangga sengaja, memasak makanan tersebut sebagai dungungan dan ikut serta memeriahkan kemerdekaan HUT RI yang Ke 74 di tahun 2019 ini.suatu tradisi pada saat karnaval desa digelar, hampir semua warga memasak lontong, diantaranya adalah ibu sudartik, koridah, supijah dan ibu ibu warga desa Bades pada umumnya. suatu tradisi yang tidak pernah ditinggalkan guna sebagai sajian atau suguhan untuk kerabat atau saudara yang sengaja datang  melihat semaraknya karnaval pada sabtu besok 21/09/2019. tidak lengkap rasanya apabila semarak dan raminya kegiatan karnaval Desa tanpa adanya masakan lontong tersebut, pungkas seorang ibu rumah tangga menuturkan.
besar harapan agar sanak saudara bisa singgah kerumah kami sambil melihat jalanya pawai karnaval, tutur salah seorang ibu mengatakan kepada kami, tanpa ada perhitungan dan biaya modal untuk memasak, yang penting adalah sebuah momen tradisi yang hanya satu tahun sekali dilaksanakan.
Tidak hanya sebagai sajian untuk kerabat yang hadir kerumah, masakan ini juga di kirim ke saudara yang berada diluar desa ater-ater istilah orang jawa menyebutnya. 
Semua adalah sebagai wujud rasa sukur yang mana kita semua tinggal menikmati kehidupan di dunia ini setelah 74 tahun indonesia merdeka. Sebagai ungkapan rasa terima kasih terhadap para pejuang yang gugur dimedan perang sebelum Indonesia merdeka, pertumpahan darah dimana mana nyawapun sebagai taruhan demi memperebutkan kemerdekaan.
DIRGAHAYU KEMERDEKAAN RI Ke.74, 
SDM UNGGUL INDONESIA MAJU (KIM BIMO)    



BADES SIAP DIGOYANG

Tari Kreasi Jaipong Leyeh-leyeh, Juragan Empang, Jangan Nget-ngetan, DJ Haning



 Jum'at, 20 September 2019

Waktu masih menunjukkan senja tetapi warga sudah mulai berbondong-bondong menuju tempat latihan tari tradisional Kreasi Jaipong : ada lagu Leyeh-leyeh, Juragan Empang, Jangan Nget-ngetan, DJ Haning guna mempersiapkan karnaval di Desa Bades besok Sabtu, 21 September 2019, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74 di halaman salah satu warga Dusun Siluman Rt. 004 Rw.009 anak-anak kecil berlarian dengan  keceriaan, ada juga anak muda dan remaja juga ikut serta, selepas maghrib armada truk datang dengan seperangkat sound system yang terdengar menggelegar sebagai sarana pembawa musik penggiring peserta karnaval besok sabtu 21 September 2019 di Desa Bades, tak berapa lama para ibu-ibu, tua muda sangat antusias ikut serta dalam latihan, bapak-bapak pun juga tidak ketinggalan guyup rukun menghias armada truk agar kelihatan lebih menarik mulai dari pemasangan tulisan banner, mengikat bendera pada tiang bambu, memasang kain merah putih dikombinasikan dengan kain jarik bermotif batik menambah cantik pada body armada truk.
Semua persiapan ini adalah hasil dari kekompakan warga Rt. 004 Rw. 009 Dusun Siluman Desa Bades Kecamatan Pasirian, mulai dari iuran swadaya, tenaga, dan pikiran sebagai bentuk ungkapan rasa merdeka dihari Ulang Tahun kemerdekaan kali ini, Bapak. Muhamad Agus Yasin sebagai Ketua Rt.004/009 mengungkapkan. (anw-kim)

PEMBUBARAN PANITIA

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan di dusun Dampar desa bades pada hari jum'at 
20-09-2019.dilaksanakan pembubaran panitia HUT RI Ke.74 bertempat  dibalai dusun.

Rapat pembubaran panitia HUT RI ke 74 yang di buka oleh kepala dusun saudara bambang.
Dalam sambutanya  mengucapkan banyak terima kasih pada panitia atas kinerja mulai dari awal hingga terlaksana kegiatan kegiatan yang di adakanya juga mengajak masyarakat untuk lebih memeriahkan lagi ditahun depan. Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menggugah kesadaran warga arti dan pentingnya kerukunan dalam bermasyarakat.

Mas Herman ketua panitia menyampaikan terima kasih atas kekompakan semua panitia dalam mengemban tugas mulai dari mencari dana hingga pada puncak acara. Kita jangan bosan bosan mengadakan kegiatan kegiatan dusun untuk berkembangnya dan kemajuan dusun dampar yang kita cintai ini paparnya.

Dari kegiatan kemaren ternyata berdampak positif pada masyarakat bahkan ada yang ngasih usulan gimana untuk tahun depan lebih di meriahkan lagi bahkan untuk dana bisa di ambil dari iuran warga.

Masyarakat merasa senang dan terhibur dengan adanya lomba lomba, mulai dari anak anak bahkan emak emaknya, tak kalah action dengan semangat ikut tampil dan berlomba.

Lek gak saiki kapan maneh wong, setahun sepisan. mosok te kerjo thok, celoteh lucu emak emak dalam bahasa jawa.(Mahmudi)

SOBO POLINDES

Sinergitas Kasi Kesra dan Bidan Desa
POLINDES Jum'at 20 September 2019 


     Cuaca cukup cerah pagi ini mengawali aktifitas di lingkungan Kantor desa bades Kecamatan Pasirian, terlihat warga yang datang dan pergi silih berganti meminta pelayanan administrasi, ruang pelayanan yang boleh dikata cukup nyaman dengan fasilitas AC (Air Conditioner) menambah semangat warga untuk datang di kantor Desa Bades, disisi barat balai desa ada bangunan polindes (poliklinik desa) Dwi Ely Setia Ekawati sosok bidan desa yang akrab dipaggil Ely. Terlihat sibuk mengerjakan administrasi dibantu dengan beberapa perawat. Disela sela kesibukanya Bu ely menyambut baik kedatangan kami berdua Ketua KIM dan Kasi Kesra Desa Bades.
      Dengan mengawali pembicaraan dalam sharing dan koordinasi Muhammad Anwari selaku Kasi Kesra yang salah satu Tupoksinya membidangi kesehatan masyarakat mengajukan beberapa pertanyaan baik menyangkut data lansia, bumil (ibu hamil), balita maupun tentang kegiatan kegiatan yang akan berjalan.

      Dalam diskusi kecil tersebut Bu Bidan berpendapat bahwa masih ada beberapa hal perlu digiatkan kembali dalam pelaksaanaan pendataan warga salah satunya keterbatasanya tenaga dan informasi yang kurang akurat, dalam hal data disabilitas. Kegiatan yang telah berjalan biasanya polindes di bantu juga oleh peran serta ibu ibu kader posyandu, dan PKK Desa. Berharap kedepanya peran aktif ketua RT dan RW juga sangat dibutuhkan sebab RT/RW sebagai pemerintah kecil di wilayahnya, merupakan ujung tombak yang mengetahui kondisi real lingkungan masing masing sehingga nantinya informasi yang tepat tentang kondisi warga bisa diketahui pungkasnya mengakhiri diskusi siang ini. (anw-kim)

KERJA BAKTI

Kerja Bakti, Wujud Kegotong Royongan Bertetangga yang Perlu Diberdayakan Kembali
Perangkat desa, Babinsa bersama sama dengan masyarakat melaksanakan kerja bakti bersama di jalan Purut - Basehan Bades tgl 20 Sept 2019 dalam rangka program Bersih Desa yang dilaksanakan tiap hari Jum'at


Kerja bakti dapat berupa membersihkan lingkungan, merapikan tanaman, aliran selokan atau got, atau membangun fasilitas publik tertentu. Suatu hal yang positif, Lingkungan jadi bersih Masyarakat bisa hidup sehat.
Kerja Bakti adalah salah satu wujud hidup bertetangga tentunya, misal Dusun, RT atau RW.
Kota atau perumahan Kerja Bakti adalah sesuatu sebagian orang hal yang biasa. atau berpikir kurang bermanfaat.
Lain halnya Kerja Bakti didesa atau kampung, Kerja Bakti sesuatu hal yang murni untuk membuat lingkungan sehat dan berseri, motivasi untuk bergotong royong, berkomunikasi dengan tetangga dengan akrab yang diselingi sendau gurau, sebagai bentuk wujud kegiatan yang bersosial diantara masyarakat dengan masyarakat lainya.
Sebagiab warga menyambut antusias dengan adanya kerja bakti setiap hari jum'at ini.
Segi positif dan manfaat kerja bakti adalah, Lingkungan bersih dan terawat, sumber penyakit seperti demam berdarah bisa diminimalisir/dihilangkan, mengurangi penyebaran penyakit, dan yang paling terpenting bisa menghemat biaya, tidak harus membayar ongkos petugas yang membersihkan lingkungan. sebagai wadah tali silaturohmi antar warga.
WARNING : jangan pernah meremehkan manfaat Kerja Bakti. (Ngasrokim)

Kamis, 19 September 2019

KESENIAN OJUNG

Budaya Ojung atau olahraga mengadu kekebalan tubuh serta kelihaian dalam memukul menggunakan rotan terhadap lawan. Kesenian yang nyaris punah.

Untuk melestarikannya kembali, tradisi Ojung digelar di Desa Bades, Kecamatan Pasirian, yang berjarak 22 KM dari pusat kota Kabupaten Lumajang.

Bades - Pasirian 
Pada ajang kali ini sengaja digelar dalam rangka HUT Kemerdekaan RI Ke 74, dan selamatan desa Bades, Kamis, 19-09-2019.  sengaja digelar di perempatan jalan yang berada di tengah tengah desa Bades, se iring dengan empat penjuru selatan, utara, barat dan timur. dengan maksut dari empat arah ini dipercaya dari segala arah, dan sudut desa Bades bisa menyatu dan berasyarakat dengan aman damai sejahtera.
Konon, tradisi Ojung tempo dulu sering digelar saat selamatan desa, tolak balak atau sedang mendapat kegembiraan bersama disuatu wilayah. Sehingga mereka berkumpul dan mengadu kekuatan tubuh.
Tradisi pertarungan antara dua pria saja. Ojung juga berisi banyak harapan untuk keselamatan desa selama setahun ke depan, sebagai alat untuk meminta hujan kalau kemarau panjang. juga untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan antara warga. Walau saling memukul keduanya tidak punya rasa dendam apabila pertarungan sudah selesai. kalah atau menang semua saling memaafkan tanpa ada rasa saling benci. karena saling menyadari itu semua adalah sebuah kesenian tradisional. (Abdillah)

Selasa, 17 September 2019

PILKADES JILID 2

Hari ini Selasa, 17 Sept 2019 panitia pemilihan kepala desa Bades beserta panitia Pengawas kecamatan dan di dampingi panitia kabupaten Lumajang melaksanakan verifikasi dan klarifikasi berkas Bakal Calon Kepala Desa Bades. di luar kota.
Lokasi Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto

Panitia Berkordinasi dengan dinas terkait
Berbagai lokasi yang berada di Kabupaten Mojokerto yang diantaranya :

1. Pengadilan militer III - 12 Surabaya
2. SD Sawo 1 Mojokerto
3. SMP Gedeg Mojokerto
4. Dindik Mojokerto.

17 September 2019 ( Ngasrokim)

DESA TANGGAP BENCANA

Dusun Dampar Desa bades

Senin 16-09-2019  Desa Tanggap Bencana (DESTANA) Desa Bades Kecamatan Pasirian
sedang berjuang dan memngejar impian dan harapan yang besar, dalam rangka penilaian lomba tingkat propinsi.
pada kali ini Destana desa Bades ini sedang kedatangan para tim penilai dari propinsi Jawa Timur yang di pimpin oleh Kepala bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Dinas BPBD Propinsi jawa timur Bapak, Gatot Subroto,
di dampingi oleh BPBD Kabupaten Lumajang yang diwakili oleh Kabid PKL (Pencegahan Kesiapsiagaan Logistik) Bapak Wawan akrab sapaannya.

Posyandu Lansia 
dalam hal ini tim penilai dari propinsi mengapresiasi jempol bahwa destana desa Bades juga turut andil dalam kegiatan Posyandu Lansia yang berada di dusun tersebut dan merasa bangga bahwa para lansia yang berusia diatas 60 tahun masih mampu dan kuat dalam melaksanakan aktifitas sehari hari seprti contoh masih kuat dan mampu naik turun gunung yang berada disekitas rumahnya dusun dampar.
Dalam acara kali ini tidak lupa juga dihadiri oleh kades beserta perangkatnya yg senantiasa mendukung kekiatan DESTANA di desanya.
Muspika Kecamatan pasirian pun turut hadir memberikan suport, dalam kehadiranya yaitu Camat Pasirian, Kapolsek Pasirian dan Komandan Koramil Pasirian yang disebut tiga pilar FORKOPIMKA Pasirian.
Di agenda kali ini berharap DESTANA desa Bades bisa meraih nominasi tingkat propinsi bellanjut ke tingkat Nasional.(kim BIMO)

Senin, 16 September 2019

PEMKAB LUMAJANG TELAH WUJUDKAN 99 DESA ODF


Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) mengatakan, bahwa hingga tahun 2019, Pemerintah Daerah (Pemda) telah mewujudkan sekitar 99 desa yang telah Open Defecation Free (ODF) di Kabupaten Lumajang.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Deklarasi Open Defecation Free di Kelurahan Citrodiwangsan Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang, Minggu (8/9/2019).

Bunda Indah juga menyampaikan, deklarasi Open Defecation Free menjadi sebuah penanda perubahan perilaku dan komitmen masyarakat untuk tidak melakukan pencemaran lingkungan, melalui kebiasaan buang air besar sembarangan.

Menurutnya, saat ini masih ada perilaku masyarakat yang buang air besar sembarangan, salah satunya di sungai yang sudah menjadi kebiasaan, sehingga susah untuk diubah. Oleh karena itu, sangat diperlukan kerja keras dan kerja sama dari semua pihak untuk melakukan perubahan mental masyarakat agar hidup yang lebih sehat.

"Mengubah mental masyarakat itu susah, merubah perilaku masyarakat itu susah, itu tantangan untuk kita, seluruh kecamatan kota terutama, harus segera ODF, kita harus bergerak bersama-sama," ujarnya.

Disamping itu, Bunda Indah juga mengungkapkan bahwa selain deklarasi ODF, dalam setiap kesempatan dirinya juga akan melakukan memberikan arahan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi di sungai.

“Keseriusan Pemkab Lumajang terhadap pengelolaan sampah itu, juga sudah dituangkan dalam Peraturan Bupati Lumajang tentang Pengurangan Penggunaan Sampah Plastik Sekali Pakai, sehingga dalam setiap kegiatan rapat Kepala Perangkat Daerah diharuskan untuk membawa botol minum masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Citrodiwangsan Sugeng Wibowo menyatakan, semua masyarakat Kelurahan Citrodiwangsan telah bebas buang air besar di sungai, dengan kata lain sudah Open Defecation Free. 

Lebih lanjut, dia juga mengatakan bahwa dalam implementasinya, pihaknya bekerja sama dengan Kader Posyandu untuk melakukan pendataan dari rumah ke rumah. Dan, para kader bisa sekaligus memberikan penyuluhan, agar masyarakat menggunakan jamban yang dimilikinya untuk buang air besar.

"Kami turun langsung by name by addres untuk memberikan penyuluhan, sehingga di wilayah kami masyarakatnya tidak lagi membuang air besar sembarangan," ungkapnya. (Bag. Humas & Protokol, Kominfo-lmj)

Jumat, 13 September 2019

RITUAL Ruwatan Dusun Dampar

Ruwatan gelar wayang kulit
Hingga saat ini masyarakat Dusun Dampar Desa Bades Kecamatan Pasirian, mengadakan agenda tahun-nan, untuk memperingati/menjalankan tradisi peninggalan nenek moyangnya yang telah berjalan sejak ratusan tahun yang lalu. Tradisi yang dimaksud adalah berupa upacara ruwatan dusun/sedekah bumi, yaitu ritual manifestasi rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala yang telah diperoleh dari hasil bumi.


Indonesia terkenal akan budayanya mulai dari ujung barat sampai ke ujung timur negeri.
 Indonesia juga sangat kental dengan adat istiadatnya setiap pulau/suku yang ada akan mempunyai budaya dan adat yang berbeda di Jawa misalnya ada budaya Ruwatan,Suroan,petik laut Dan lain lain.
 Kita ambil dari ruwatan kira kupas sedikit,Ruwatan kalau di jawa identik dengan pagelaran wayang kulit dimana seorang dalang akan membacakan doa doa sambil memainkan wayang sesuai dengan karakter wayang yang di pegangnya.
Wayang tidak hanya jadi tontonan (hiburan) tapi juga jadi tuntunan/panutan.banyak arti dan makna yang terkandung di dalamnya juga filosofi yang bisa kita ambil dari cerita tokoh pewayangan sehingga patut kita jadikan suri teladan dalam bermasyarakat di keseharian kita.
  Masyarakat dampar pun juga begitu punya tradisi ruwatan, untuk melaksanakan ruwatan yang di anggap pas maka di pilihlah hari ini.
kamis malam 12/9/2019 yang di anggap hari paling sakral karena bertepatan malam jumat legi bertempat di balai dusun dampar desa bades dengan mendatangkan dalang ruwat dari jati gono Kecamatan kunir.
 Ki waris..wayang hanya sebagai sarana saja dalam memohon doa pada tuhan agar kita semua di jauhkan dari musibah dan bencana, yang penting kita jaga kerukunan dan banyak berdoa.tapi jangan kita tinggalkan adat istiadat yang sudah ada karena itu merupakan warisan leluhur kita perlu di jaga budaya kearifan lokal nya meski jaman sudah canggih dan modern jelasnya.(mahmudi)

Kamis, 12 September 2019

PANITIA PILKADES DESA BADES

TAHAPAN VERIFIKASI BERKAS BAKAL CALON KEPALA DESA BADES KECAMATAN PASIRIAN KABUPATEN LUMANAG.

LOKASI, SMP NEGERI 1 PASIRIAN, 12-09-2019
Setelah Ditutupnya Pendaftaran bakal calon kepala desa bades pada tanggal 02 september 2019 pukul 14.00 WIB,
Selanjutnya yaitu Tahapan Verifikasi dan klarifikasi berkas Administrasi bakal calon kepala desa. Verifikasi berkas sudah dilakukan satu hari setelah pendaftaran ditutup yaitu tanggal 6 september 2019 yang diverifikasi oleh Panitia Pilkades dan Panitia Pengawas Kecamatan Pasirian.
Tahapan Verifikasi dan klarifikasi ini dilakukan selama 20 hari terhitung 3 september sampai dengan 23 September 2019. Tahapan Klarifikasi di bagi atas dua, yaitu klarifikasi di dalam kabupaten Lumajang dan Diluar Kabupaten Lumajang. Panitia Pilkades desa bades sudah menjadwalkan klarifikasi berkas dan hari ini, Kamis, 12 September 2019 Pukul 09.45 Wib melakukan klarifikasi di SMPN 1 Pasirian untuk ijazah 2 bakal calon kepala desa.
Untuk Klarifikasi berkas Administrasi Bakal Calon yang Diluar Kabupaten Menunggu Jadwal dari Panitia Pilkades Kabupaten.
Ketua Panitia Pilkades Drs. Ibnu Mukti yang ditemui di Sekretariat Panitia Pilkades mengatakan "Ada Empat bakal calon Kepala desa yang sudah mendaftar sampai Hari terakhir pendaftaran, saat ini kami sudah sampai tahapan Klarifikasi hingga tanggal 23 september dan insyah Allah tanggal 25 September 2019 Sudah Penetapan Calon Kepala Desa. (Saifuddin Zuhri)

SURVEI PENGADUAN

       Lokakarya Analisis dan Monitoring Penyebab Pengaduan dan Perbaikan Pelayanan Puskesmas.             


Lokakarya Analisis dan Monitoring Penyebab Pengaduan dan Perbaikan Pelayanan Puskesmas.

Kelompok Masyarakat Peduli Kesehatan (KMPK) Gurun Pasir (Guyup Rukun Peduli Masyarakat Sehat Mandiri) sebagai Mitra Puskesmas Bades yang di komandai oleh dr. Mudalifah selaku Kepala Puskesmas Bades  Kecamatan Pasirian mengikuti lokakarya pada hari Kamis, 12 September 2019 bertempat di Ruang Pisang Raja lingkungan kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang.



ANWARI Anggota KIM "BIMO" Desa Bades 
                                                                                                       
Adapun pembahasan dalam lokakarya tersebut adalah. hasil survey pengaduan masyarakat. yang dilakukan oleh KMPK Gurun Pasir Puskesmas Bades Kec. Pasirian kemudian di rekap dan selanjutnya dirangking untuk dijadikan Indek Pengaduan Masyarakat (IPM) yg selanjutnya di presentasikan di hadapan nara sumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten. Lumajang dan di hadapan peserta KMPK lainya yang berasal dari 10 (sepuluh) puskesmas yang ada di kabupaten lumajang.
Dengan harapan pelayanan publik dipuskesmas lebih baik, yang mana Puskesmas sebagai penyedia layanan dan masyarakat sebagai pengguna layanan. Kamis 12-09-2019 (Anwari-KIM)

Rabu, 11 September 2019

RT/RW Dusun Krajan desa bades

                               Pertemuan rutin RT/RW  Dusun Krajan Desa Bades
                               

Kegiatan Rutin Paguyupan Rt/Rw Dusun Krajan Desa Bades  Pasirian - Lumajang.
Rabu 11-09-2019 Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk keguyupan atau kerukunan Ketua Rt/Rw di lingkungan Dusun Krajan.
 Paguyupan Rt Rw ini sebagai Forum Diskusi dan penyampaian informasi terbaru mengenai Kebijakan kebijakan Nasional sampai dengan Kebijakan pemerintah desa. Hal ini dipandang perluh karena untuk mensinkronkan pemerintah desa dengan Ketua - Ketua Rt yang notabene Kepala Pemerintahan lingkup terkecil.
Acara Rutinan ini digelar mulai jam 19.00 Wib (ba'da Isya) sampai dengan 20.30 Wib dimulai dengan Tahlil dan Doa.
Dilanjutkan dengan Diskusi Antara Pemerintah Desa dengan Para Ketua Rt di akhiri dengan kegiatan Arisan
Berlangsungnya kegiatan dan besarnya kesadaran bermasyarakat di lingkungan dusun krajan yang tidak hentinya bersosialisasi oleh Kepala Dusun Krajan Verdian Indra dan Arahan Kepala Desa Bades H.M Sulihadi Sehingga Tercapainya kerukunan antar Warga. 11/9/2019 Zuhri


GAJAH MUNGKUR MEMBARA

Nestapa lereng Gunung Gajah Mungkur




        Musibah bertebaran dimana mana tak pandang apa dan siapa selalu mengintai dan siap menghancurkan kapan saja dan kali ini api yang menghanguskan hutan di kawasan perhutani wilayah kajaran desa bades.
Awal terjadi kebakaran belum di ketahui warga melihat dari jauh ada asap dengan kondisi api berkobar sangat besar.warga akhinya memutuskan melihat dari dekat, setelah  mengetahui itu adalah kebakaran hutan, seorang warga melapor kepada kasun kajaran syahroni  segera melaporkan ke desa kemudian desa menindak lanjuti ke polsek bersama perhutani.
kebakaran ini terjadi pada hari rabu 11 september 2019. pukul.10.30 wib dengan luas 5 hektar kerugian di tafsir kan 50 jt.
         Masyarakat bersama koramil, kapolsek juga dari destana desa bades segera melakukan evakuasi dan pemadaman secara manual sambil api dapat di padamkan 2 jam kemudian .

 Babinsa desa bades Bpk Firdaus menuturkan kita harus waspada dan lebih berhati hati dalam menggunakan api mengingat ini musim kemarau banyak daun kering yang dapat memicu terjadinya kebakaran pangkasnya. Rabu, 11-09-2019 (Ngasrokim)

PAUS YANG MALANG

     PENGUBURAN PAUS YANG MALANG   
     Rabu, 11 September 2019


Setelah warga kajaran Dampar desa bades kecamatan pasirian di gegerkan dengan terhempasnya raksasa laut selatan kemaren situasi sekejap berubah.banyak pengunjung yang datang ingin melihat secara langsung makhluk mamalia laut jenis hiu paus tutul serta mengabadikan lewat ponsel masing masing.mengingat langkanya fenomena seperti ini yang mengundang banyak pengunjung maka pihak dari polsek pasirian menurunkan personelnya untuk menjaga biar tidak terjadi penjarahan dari tangan tangan usil.untuk menghindari bau yang tidak sedap/busuk kalau di biarkan terlalu lama maka pada  Hari ini Rabu 11 September 2019 giliran warga bersama lintas sektoral saling bahu membahu melakukan evakuasi dan penguburan bangkai paus tersebut.
 Bangkai paus yang terdampar di bilang tidak begitu besar di banding 6 bulan yang lalu paus dengan ukuran besar pernah juga terdampar kali ini panjang 7 meter berat 1 ton. (Firdaus 08)

Rapat Musyawarah PAK Desa Bades


















Musyawarah PAK penyetaraan Siltap Aparatur Desa setara dengan Gol IIA
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 43 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Desa.
Dengan adanya aturan baru tersebut, Gaji Perangkat Desa setara dengan gaji pokok PNS Golongan IIA.
Adapun Rinciannya Besaran Penghasilan Tetap Perangkat Desa sesuai yang tercantum pada pasal 81 :
Bupati/wali kota menetapkan besaran penghasilan tetap kepala desa, sekretaris desa, dan perangkat desa lainnya, dengan ketentuan:
a. Besaran penghasilan tetap kepala desa paling sedikit Rp 2.426.640,00 setara 120% dari gaji pokok pegawai negeri sipil golongan ruang II/a;
b. Besaran penghasilan tetap sekretaris desa paling sedikit Rp 2.224.420,00 setara 110% dari gaji pokok pegawai negeri sipil golongan ruang II/a; dan
c. Besaran penghasilan tetap perangkat desa lainnya paling sedikit Rp 2.022.200,00 setara 100% dari gaji pokok pegawai negeri sipil golongan ruang II/a.
Sesuai juga dengan Peraturan bupati Nomor 67 Tahun 2019 tentang penghasilan tetap perangkat desa dan berlaku mulai bulan september 2019 maka dibutuhkan penyesuaian - penyesuaian Anggaran APBdes pada Pos - Pos Anggaran yang Biaya - Biaya dapat Diminimalisir Seperti Biaya Perjalanan Dinas, Makan dan Minum
Sekretaris Desa Bades, Nurul Arifin memaparkan dalam Musyawarah tersebut dan disepakati oleh Perangkat Desa Bades
H.M sulihadi dalam sambutannya menyampaikan sangat bersyukur pemerintah pusat memperhatikan kesejahteraan Aparatur desa sehingga dengan adanya kenaikan Siltap yang berlaku mulai Bulan September Ini berharap dengan kenaikan tersebut dapat meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan pemerintahan desa.(Selasa 11-09-2019 Saifuddin Zuhri)

POSYANDU GERBANGMAS


Kegiatan Rutin Posyandu Gerbangmas

















Kelompok Gerbangmas Dusun tabon Desa Bades Kecamatan Pasirian.

         Kegiatan Rutin posyandu Gerbangmas
Pada Hari Rabu 11-09-2019 Posyandu merupakan sebuah wadah komunikasi alih teknologi dalam pelayanan kesehatan dari masyarakat, Oleh Masyarakat dan untuk Masyarakat.

            Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tiap bulan yg diselenggarakan pada minggu pertama atau awal bulan.
Tenaga kesehatan yang memfasilitasi kegiatan posyandu desa bades ini yaitu bidan desa.

             Pada Kesempatan yang sama juga diberikan suatu Pemahaman tentang Kesehatan ibu dan Anak pada Saat hamil.yang dinamakan kelas Ibu hamil, Gerakan Menuju Masyarakat Sehat (gerbangmas) yang salah satu wujud kegiatannya posyandu ini merupakan suatu upaya guna untuk Mewujudkan Tujuan Nasional "SDM unggul Indonesia Maju".


      Tidak lupa juga sebagai rangkaian kegiatan Posyandu ini, bidan Desa dan kader posyandu melaksanakan monev dan sosialisasi tentang kebersihan rumah.salah satunya adalah mendeteksi dini jentik jentik di dalam air bak mandi, yang mana bisa mengakibatkan tumbuhya nyamuk dan bakteri lainya.

        Dengan monev kali ini berharap kepada masyarakat bisa berbudaya hidup bersih sehat dan beriman.

          Eli (ketua Gerbangmas Dusun Tabon) Mengatakan kegiatan posyandu atau lebih dikenal "timbangan Balita" oleh masyarakat merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat khususnya Ibu dan Anak. Dalam kegiatan kali ini dimulai dengan Memeriksa tumbuh kembang Anak mulai Berat Badan dan tinggi Anak.
(Saifuddin Zuhri)




Selasa, 10 September 2019

TRAGIS HIU TUTUL TERDAMPAR DI PANTAI SELATAN


 Saifuddin Zuhri
 10  September 2019 

SELASA, 10-09-2019, Masyarakat Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten lumajang,
Dihebohkan dengan terdamparnya hiu tutul dipantai selatan Dusun Kajaran desa bades,

Lagi lagi, Ikan Raksasa Terdampar di pantai selatan.
Ikan berukuran besar terdampar di pantai selatan, Dusun Kajaran desa Bades diketahui ikan dengan badan jumbo diperkirakan berukuran lebih dari tiga meter dan lebar satu meter itu merupan jenis ikan yang akrab disebut oleh masyarakat pesisir hewan pemakan plankton ini,  Ikan tersebut kemungkinan terseret ombak besar sampai bibir pantai, menurut warga sekitar ketika terseret ombak ikan tersebut dalam keadaan hidup dikarenakan terlalu lama didaratan sehingga mati.

Sebelumnya dua bulan yang lalu Paus juga pernah terdampar tetapi ukurannya lebih besar dan posisi sudah mati membusuk.

Sampai saat ini hiu tutul tersebut masih berada dibibir pantai dan masyarakat desa tetangga banyak yang antusias untuk melihat bangkai ikan untuk dijadikan objek foto.


Muhaimin salah seorang pengunjung menuturkan bahwa tahu soal adanya hiu terdampar dari media sosial facebook yang diposting oleh temannya dan merasa tertarik untuk melihatnya langsung dari dekat seberapa besar ikan raksasa ini.

Senin, 09 September 2019

jalur wisata dampar DITUTUP.


PENUTUPAN ini bersifat Penutupan sementara jalan menuju wisata pantai dampar kurang lebih 2 bulan berlaku mulai hari ini senin 9 september 2019 karena sedang dalam proses perbaikan. mengingat kondisi jalan yang sangat parah maka pengerjaanya akan memakan waktu yang cukup lama.Pak.jimi selaku timlak proyek menuturkan progres pembangunan jalan ada beberapa tahapan mulai dari pengurukan agragal,pengaspalan dasar,sampai pada finising pengerasan akhir dan di sisi kiri kanan sepanjang 800 meter di area perkebunan sebelah utara dusun dampar di bangun DPT(dinding penahan tanah).jalan merupakan akses bagi kelangsungan perekonomian semoga dengan di perbaiki jalan ini dapat mendongkrak perekonomian dan tarap hidup bagi masyarakat dampar menuju lebih baik lagi.

Dengan adanya kegiatan perbaikan jalan ini dihimbau, bagi para pengunjung yang ingin menikmati wisata pantai dampar, dan ikan bakar yang ada disana. Sementara  ini diharuskan melewati jl akses dari wilayah timur lokasi wisata tepatnya melalui jalan Desa Bago.yang disugui pemandangan mata yang indah diantaranya ada kolam petani garam, dusun kajaran desa bades juga banyak yang lainya seperti, hutan Cemara dipinggir pantai, dan Goa Bimo dan goa goa lainya disekitar jalan menuju pantai dampar. (Senin 9 September 2019 Mahmudi)

Minggu, 08 September 2019

SOSIALISASI PAMSIMAS

Untuk mendukung amanah RPJMN 2015-2019, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Ditjen Cipta Karya telah mencanangkan Gerakan 100-0-100. Yang dimaksut dengan gerakan 100 aman air bersih, 0 pemukiman kumuh, 100 sanitasi layak. Sebuah gerakan menuju pemenuhan target 3 sektor yaitu pemenuhan 100% akses aman air minum, pengurangan kawasan kumuh menjadi 0%, dan pemenuhan 100% akses sanitasi layak pada tahun 2019
Desa Bades Dusun Dampar merupakan target Progam tersebut dengan pertimbangan Lokasi lingkungan dengan terbatasnya Air bersih diwilayah pesisir pantai tersebut.
















Sosialisasi PAM simas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) oleh KKM (Kelompok Kerja Masyarakat) desa bades yang di wakili Bapak toyib di balai dusun dampar minggu 8 septmber 2019 bertujuan untuk penyediaan air bersih bagi masyarakat dampar yang mana sumber mata airnya di ambil dari pegunungan lenceng 5 km dari dusun dampar arah timur laut. kepala desa bades H.M. Suliadi mengatakan dana yang bersumber dari DAK kabupaten lumajang untuk program air bersih bertujuan untuk mengantisipasi dan penyediaan air agar bisa tercukupi, mengingat air adalah sumber vital bagi kelangsungan hidup bagi manusia.(Mahmudi)