Kamis, 17 Oktober 2019

HIMPAUDI CERDAS SEJAK DINI

Kamis, 17 Oktober 2019

HIMPAUDI Cerdas Sejak Dini  
HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Pendidikan anak Usia Dini Indonesia) Kecamatan Pasirian yang diikuti kurang lebih 37 lembaga Kelompok Bermain PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), kegiatan rutin ini biasanya dilaksanakan setiap sebulan sekali secara bergantian tempatnya, kali ini bertempat di lembaga PAUD Kelompok Bermain Al Barokah Dusun Siluman yang dikepalai oleh Rianti Tri Nurhayati, S.Pd, dan dalam pertemuan antar pengajar PAUD biasanya membahas tentang kegiatan, kurikulum, regulasi dari pemerintah daerah, dan lain- lain.

               Mengawali sambutan disampaikan oleh Muhammad Anwari mewakili dari Plt. Kepala Desa Bades menyampaikan bahwa lembaga PAUD bisa berperan aktif mendukung program pemerintah dalam program kesadaran masyarakat, tentang pentingnya administrasi kependudukan caranya dengan memberlakukan setiap siswa yang daftar di lembaga PAUD wajib memiliki akta lahir, sebab akta lahir sebagai patokan dasar dokumen pendukung administrasi kependudukan warga

                 PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) sebagai wadah organisasi guru dan pengajar Himpaudi merupakan bagian dari dan ke depan pengajar PAUD yang tergabung dalam wadah Himpaudi berhak memiliki kartu anggota PGRI, janji Irwan selaku mewakili PGRI Kec. Pasirian dalam sambutannya.

               Selanjutnya Abdul Rochim selaku Penilik PAUD Diknas KPP Kec. Pasirian dalam sambutannya menghimbau tentang aturan bila ada kegiatan di luar, lembaga PAUD diharap untuk memberitahu kepada KPP misalkan kegiatan outbond, bila sewaktu-waktu ada sidak dari kabupaten pihak KPP mampu memberi informasi bahwa dilembaga yang dituju ada kegiatan lain, himbauan lainnya juga untuk lembaga PAUD, jika ada permintaan baik data maupun lainnya yang sifatnya segera dari Diknas seyognya bisa segera dipenuhi, dan terkait dengan kelompok bermain Abdul Rochim menambahkan bahwa
anak bermain harus aman, baik aman lingkungan, dan aman alat yang dipergunakan, lingkungan juga harus indah, untuk mencapai lingkungan yang indah lembaga bisa bekerjasama dengan wali murid dengan menanam bunga di lingkungan kelompok bermain, pungkasnya.

                Untuk sarana dan prasarana lembaga berharap desa mampu memfasilitasi dengan bantuan penganggaran yang diambilkan dari Dana Desa (DD) dan kurikulum yang bagus sehingga lembaga Kelompok Bermain PAUD mampu menghasilkan generasi cerdas, ceria dan berakhlak mulia. (Anw-Kim)

0 komentar:

Posting Komentar